Sabtu, 25 Mei 2019

Syair "Manisnya Perjuangan"

"Manisnya Perjuangan"

La Remba Garuda

Ketika rindu melanda pengharapan untuk menggapai kebahagiaan yang hakiki,
Deras hujan dan panas matahari pun tak mematahkan semangat untuk terus menggapainya,
Roda-roda semangat terus berputar menuju akan pengharapan itu,
Teriakan takbir terus dikumundangkan untuk menumbuhkan semangat para pejuangnya,
Inti sari pengharapan terus disyiarkan untuk menggapai persepsi yang sama.

Walau kadang kalah merasa terasingkan bahkan dicap sebagai pemberontak,
Namun semangat para pejuang tak pernah pudar bahkan runtuh,
Karna kesadaran akan kezoliman para penguasa tlah tertanam dalam qolbu,
Rintihan tangis ratyat-rakyat tlah membangunkan sunyinya malam,
Namun kesadaran para penguasa tlah tertutup akan kehausan rupiah,
Sehingga membakar semangat para pejuang untuk trus menyalahkan cahaya kebenaran.

Disaat pengharapan mulai memuncak,
Namun hukum rimba telah menyelimuti harapan itu,
Sehingga membuat pejuang pengharapan sesak,
Tetapi itu semua bukan akhir dari segalanya,
Karna titik pengharapan mulai memancarkan sinarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Risalah Cinta Untukmu

"Risalah Cinta Untukmu" La Remba Garuda (Mahasiswa) Hei kamu...! Aku insan lemah, serba salah, serba kurang  d...